Selasa, 30 April 2013

Anggaran atau Investasi anggaran atau investasi yang dibutuhkan untuk mendirikan dan menjalan usaha di bidang TIK



5). Dikumpulkan minggu ke-8 :
Membuat anggaran atau investasi yang dibutuhkan untuk mendirikan dan menjalan usaha di bidang TIK.


Di dalam menyusun anggaran perusahaan kita perlu memperhatikan aspek- aspek pokok sebagai berikut :



1.                  Organisasi anggaran.
Dalam organisasi anggaran ini, yang pertama-tama kita tanyakan adalah siapakan yang bertanggung jawab atas tersusunya anggaran ini. Karena yang bertanggung jawab atas tercapainya sasaran perusahaan adalah pucuk pimpinan, maka jelas penanggung jawab atas penyusunan anggaran ini adalah pucuk pimpinan itu sendiri.
Untuk melaksanakan tanggung jawab ini, maka biasanya pucuk pimpinan memebentuk suatu panitia anggaran, yang anggota-anggotanya terdiri atas pimpinan-pimpinan bidang pemasaran, produksi, personalia, keuangan, Litbang dan bendaharawan pada masing-masing bagian. Panitia anggaran ini diketuai oleh pucuk pimpinan itu sendiri. Sebagai koordinator atau pelaksana teknis anggaran ditunjuk seorang kepala anggaran.
2.                  Proses penyusunan anggaran.
Pada dasarnya proses penyusunan anggaran dibagi menjadi 3 tahap, sebagai berikut :
Ø  Tahap Perencanaan Jangka Panjang 
    Tahap ini dilakukan dengan kegiatan sebagai berikut :
a)      Peninjauan umum tentang perkembangan jenis usaha baik secara nasional maupun internasional.
b)      Analisis atas investasi perusahaan di masa lampau, posisi perusahaan dalam persaingan dan kemungkinan-kemungkinan perkembangannya.
c)      Penetapan sasaran dan kebijakan oleh Direktur Utama.
d)     Penyusunan Ikhtisar rencana operasi dan investasi dalam rangka mencapai sasaran.
e)      Peninjauan atas rencana operasi dan investasi
Ø  Tahap Penyusunan Anggaran Tahunan. 
    Tahap ini dilakukan dengan kegiatan sebagai berikut :
a)      Penyususunan rencana operasi untuk tahun yang akan datang, meliputi bidang penjualan, riset, biaya lain-lain oleh masing-masing bidang, dan disampaikan kepada bagian keuangan atau kepala anggaran.
b)      Penyusunan rencan keuangan untuk tahun yang akan datang, meliputi anggaran kas, anggaran investasi, dan rencana pembelanjaan jangka pendek dan jangka panjang. Penyusunan rencana ini dilakukan oleh bidang-bidang yang bersangkutan dan disampaikan kepada bagian keuangan atau kepala anggaran.
c)      Penterjemahan rencana ke dalam anggaran operasi dan keuangan oleh bagian keuangan dan kepala anggaran.
d)     Penyusunan anggaran operasi dan keuangan dalam format yang sama dengan format laporan kepada manajemen, oleh bagian keuangan atau kepala anggaran.
e)      Peninjauan atas anggaran operasi dan keuangan, ditinjau dari akibat-akibat keuangannya, oleh Dirut bersama bagian keuangan dan kepala anggaran.
f)       Perubahan atas rencana untuk mencapai hasil yang optimal, dilakukan oleh bagian keuangan dan kepala anggaran.
g)      Perubahan anggaran sesuai dengan perubahan rencana, dilakukan oleh bagian keuangan dan kepala anggaran.
h)      Pengesahan anggaran oleh Direktur Utama.

  •        Tahap Pengendalian Pelaksanaan Anggaran Tahunan. 

               Tahap ini dilakukan dengan kegiatan sebagai berikut :

a)      Penyususunan laporan berkala menunjukan perbandingan antara anggaran dan realisasinya,
b)      Penilaian dan penjelasan atas penyimpangan-penyimpangan yang terjadi.
c)      Melakukan tindakan koreksi atau revisi anggaran jika memang diperlukan.
Secara garis besar, proses penyusunan anggaran terbagi menjadi dua, yakni dari atas ke bawah (top-down) dan dari bawah ke atas (bottom-up).
o   Dari atas ke bawah (Top-down)
Merupakan proses penyusunan anggaran tanpa penentuan tujuan sebelumnya dan tidak berlandaskan teori yang jelas. Proses penyusunan anggaran dari atas ke bawah ini secara garis besar berupa pemberian sejumlah uang dari pihak atasan kepada parakaryawannya agar menggunakan uang yang diberikan tersebut untuk menjalankan sebuah program. Terdapat 5 metode penyusunan anggaran dari atas ke bawah:
       I.            Metode kemampuan (The affordable method) adalah metode dimana perusahaan menggunakan sejumlah uang yang ada untuk kegiatan operasional dan produksi tanpa mepertimbangkan efek pengeluaran tersebut.
    II.            Metode pembagian semena-mena (Arbitrary allocation method) merupakan proses pendistribusian anggaran yang tidak lebih baik dari metode sebelumnya. Metode ini tidak berdasar pada teori, tidak memiliki tujuan yang jelas, dan tidak membuat konsep pendistribusian anggaran dengan baik.
 III.            Metode persentase penjualan (Percentage of sales) menggambarkan efek yang terjadi antara kegiatan iklan dan promosi yang dilakukan dengan persentase peningkatan penjualan di lapangan. Metode ini mendasarkan pada dua hal, yaitu persentase penjualan dan sejumlah pengembalian yang diterima dari aktivitas periklanan dan promosi yang dilakukan.
 IV.            Melihat pesaing (Competitive parity) karena sebenarnya tidak ada perusahaan yang tidak mau tahu akan keadaan pesaingnya. Tiap perusahaan akan berusaha untuk melakukan promosi yang lebih baik dari para pesaingnya dengan tujuan untuk menguasai pangsa pasar.
    V.            Pengembalian investasi (Return of investment) merupakan pengembalian keuntungan yang diharapkan oleh perusahaan terkait dengan sejumlah uang yang telah dikeluarkan untuk iklan dan aktivitas promosi lainnya. Sesuai dengan arti katanya, investasi berarti penanaman modal dengan harapan akan adanya pengembalian modal suatu hari.
o   Dari bawah ke atas (Bottom-up)
Merupakan proses penyusunan anggaran berdasarkan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya dan anggaran ditentukan belakangan setelah tujuan selesai disusun. Proses penyusunan anggaran dari bawah ke atas merupakan komunikasi strategis antara tujuan dengan anggaran. Terdapat 3 metode dasar proses penyusunan anggaran dari bawah ke atas, yakni:
       I.            Metode tujuan dan tugas (Objective and task method) dengan menegaskan pada penentuan tujuan dan anggaran yang disusun secara beriringan. Terdapat 3 langkah yang ditempuh dalam langkah ini, yakni penentuan tujuan, penentuan strategi dan tugas yang harus dikerjakan, dan perkiraan anggaran yang dibutuhkan untuk mencapai tugas dan strategi tersebut.
    II.            Metode pengembalian berkala (Payout planning) menggunakan prinsip investasi dimana pengembalian modal diterima setelah waktu tertentu. Selama tahun pertama, perusahaan akan mengalami rugi dikarenakan biaya promosi dan iklan masih melebihi keuntungan yang diterima dari hasil penjualan. Pada tahun kedua, perusahaan akan mencapai titik impas (break even point) antara biaya promosi dengan keuntungan yang diterima. Setelah memasuki tahun ketiga, barulah perusahaan akan menerima keuntungan penjualan.  Strategi ini hasilnya dirasakan dalam jangka panjang.
 III.            Metode perhitungan kuantitatif (Quantitative models) menggunakan sistem perhitungan statistik dengan mengolah data yang dimasukkan dalam komputer dengan teknik analisis regresi berganda (multiple regression analysis). Metode ini jarang digunakan karena kompleks dalam pemakaiannya.

Rincian Anggaran ” THE HOUSE OF PRINTING”



 


SISTEM PENGGAJIAN DAN PROSES REKRUTMEN DARI " THE HOUSE OF PRINTING "



3). Dikumpulkan minggu ke-5 :
Membuat sistem penggajian dan proses rekrutmen


Sistem Penggajian dan Proses Rekruitment :
Sistem Penggajian
Menurut Jogiyanto (2005:169) sistem penggajian sangat bervariasi, antara lain:
1. Sistem penggajian tetap
Sistem penggajian tetap adalah dimana pegawai dalam sistem ini akan mendapatkan gaji yang besarnya relatif tetap, misalnya seorang pegawai lembur, pegawai tersebut tidak mendapat uang lembur dan sebaliknya apabila pegawaii tersebut absen atau tidak masuk maka gaji pegawai tersebut dikurangi. Komponen-komponen gaji tetap:
1) Gaji pokok
Gaji pokok adalah gaji yang dibayar sesuai dengan standard yang telah ditentukan oleh Departemen Tenaga Kerja.
2) Tunjangan
Tunjangan adalah imbalan yang diberikan atau disediakan oleh perusahaan baik berupa uang maupun berupa Natura (pendapatan) yang bersifat tidak tetap.
3) Lembur
Lembur adalah jam kerja melebihi 7 (tujuh) jam sehari atau melebihi 40 (empat puluh) jam dalam seminggu.
4) Potongan
Potongan adalah segala macam bentuk pengurangan-pengurangan dalam penggajian yang telah ditentukan oleh perusahaan.
2. Sistem penggajian variabel
Pada sistem penggajian ini pegawai mendapatkan operasional dengan persentasi.
3. Sistem penggajian tetap dan variabel
Pada sistem penggajian ini pegawai mendapat gaji tertentu, tetapi bila pegawai tersebut lembur atau melakukan prestasi tertentu akan mendapatkan uang tambahan, sebaliknya bila tidak masuk kerja atau terlambat masuk kerja maka gajinya akan di potong.
 Sistem penggajian berfungsi mencatat dan memproses data yang digunakan untuk membayar pegawai atas layanan atau prestasi yang telah diberikan. Mengingat pentingnya peranan sistem penggajian, maka didesain dengan baik agar dapat memberikan layanan yang mencukupi bagi pegawai serta dapat membantu memberikan dukungan informasi bagi pihak manajemen dalam pengambilan keputusan, khususnya yang menyangkut informasi dan data yang benar. Sistem informasi yang baik adalah sistem yang mampu menyediakan informasi secara cepat dan akurat termasuk sistem penggajian yang ada dalam sebuah perusahaan, yang biasanya rentan terhadap masalah. Kesalahan perhitungan atau keterlambatan pembayaran gaji merupakan contoh masalah yang sering dihadapi dalam sistem penggajian. Hal ini menyebabkan terjadinya redudansi data, proses perhitungan gaji tidak efektif, serta informasi mengalami kesulitan dalam penyajiannya.
Perusahaan B.O. merupakan suatu perusahaan yang bergerak dibidang usaha percetakan yang memiliki karyawan 30 orang, dan sistem perhitungan gaji yang ada menggunakan sistem perhitungan manual dari kartu absen karyawan yang diinput dengan bantuan program Microsoft Excel.
Proses Rekruitment :

Proses Rekruitment :
Syarat-syarat umum yang harus dipenuhi oleh setiap pelamar adalah :

a)      Warga Negara Indonesia
b)      Tidak pernah dihukum penjara/kurungan berdasarkan keputusan Pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum yang tetap karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan jabatan/tindak pidana lainnya yang ada hubungannya dengan jabatannya
c)     Tidak pernah terlibat dalam suatu gerakan yang menentang pancasila, UUD 1945, Negara, dan Pemerintah
d)       Mempunyai pendidikan, kecakapan/keahlian yang diperlukan
e)      Berkelakuan baik 
f)      Berbadan sehat, yang dinyatakan oleh Dokter yang ditunjuk olehPerusahaan Daerah

Setiap Pelamar harus menunjukkan surat lamaran yang ditulis dengan tulisan tangan sendiri kepada Direksi dengan disertai :

a)      Daftar riwayat hidup
b)  Menuliskan posisi pekerjaan yang diinginkan sesuai dengan lowongan yang telah ada.
c)      Salinan ijazah/surat tanda tamat belajar yang diperlukan
d)      Surat keterangan berkelakuan baik dari pejabat yang berwajib
e)     Surat keterangan kesehatan dari Dokter Pemerintah
f)      Surat pernyataan pelamar bahwa ia tidak pernah dihukum penjara/kurungan berdasarkan keputusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, karena melakukan suatu tindakan pidana kejahatan yang ada hubungannya dengan jabatan
g)        Pas photo menurut ukuran dan jumlah yang telah ditentukan 
h)        Salinan sah surat keputusan/keterangan tentang pengalaman kerja bagi pelamar yang telah mempunyai pengalaman kerja.
i)      Surat keterangan lainnya yang diperlukan
 

1.      Kasir :
·        Wanita berusia minimal 20 tahun
·        Pendidikan minimal SMA
·        Jujur
·        Mau bekerja keras

2.      Desain :
·        Pria/wanita berusia minimal 20 tahun
·        Pendidikan minimal D3 dalam bidang desain
·        Mempunyai imajinasi dan kreatifitas
·        Mampu bekerja dalam team

3.      Marketing / Pemasaran :
·        Pria berusia minimal 20 tahun
·        Pendidikan minimal lulusan minimal SMA
·        Mempunyai kendaraan bermotor atau roda dua dan SIM C
·        Gigih dalam bekerja
4.      Customer Service :
·        Wanita berusia maksimal 25 tahun
·        Pendidikan minimal D3
·        Mampu berkomunikasi dengan baik
·        Berpenampilan menarik
·        Memiliki kemampuan meguasai komputer
·        Mampu berbahasa Inggris

5.      Satpam :
·        Pria berusia maksimal 35 tahun
·        Pendidikan minimal SMA
·        Mempunyai sertifikat pelatihan satpam dari satu instansi tertentu dan terkait
·        Jujur dan bertanggung jawab
·        Bersedia bekerja dalam shift
·         

6.      OB :
·        Pria berusia maksimal 25 tahun
·        Pendidikan minimal SMP
·        Rajin, jujur, dan bertanggung jawab
 

Senin, 22 April 2013

Brosur Profil Usaha dan Produk jasa dari " THE HOUSE OF PRINTING "

4). Dikumpulkan minggu ke-7 :
Membuat brosur berisikan profil usaha dan produk atau jasa
yang ditawarkan

Disusun Oleh :

1.      Ayu Nur Anggrainy                (12109229)
2.      Dewanti Wulandari                (12109190)
3.      Elga Inggrid Waruwu             (13109451)
4.      Martin Donovan                    (14109391)
5.      Nilla Akhmad Pratiwi             (14109493)
6.      Ning Sabar Mawarni             (15109970)
7.      Novia Pratiwi                         (16109964)
8.      Syahira Hadi                          (13109509)
9.      Youry Purnama                      (13109114.)

THE HOUSE OF PRINTING
1.         Apa Itu Brosur?
       Brosur atau sebagian orang menyebutnya dengan pamflet adalah selebaran (selembar yang berisi informasi tentang suatu produk atau jasa dari sebuah perusahaan, organisasi, yayasan atau informasi lainnya yang disusun secara sistematik. Yang hanya terdiri dari beberapa halaman yang dilipat tanpa menggunakan jilid.

2.     Dimana biasanya orang dapat menemukan Brosur ?
Brosur paling sering ditemukan pada tempat-tempat yang sering dikunjungi oleh orang banyak. Di mall kita sering menjumpai Brosur berisi deskripsi tentang suatu produk yang dijual disana. Di museum kita mendapatkan Brosur yang berisi informasi tentang barang-barang yang dipamerkan di museum tersebut. Di tempat wisata kita menjumpai Brosur yang menyampaikan apa saja yang ada di tempat wisata tersebut, serta event yang akan dilaksanakan disana. Di klinik kesehatan serta rumah sakit anda mendapatkan Brosur yang memberikan bantuan dan nasihat yang berhubungan dengan kesehatan anda. 
Di bank pun anda bisa menemukan Brosur yang berisi produk bank tersebut seperti tabungan, asuransi dan lainnya. Brosur hampir bisa ditemui di semua tempat yang ramai dikunjungi orang. Terkadang ada pula perusahaan yang menyuruh pegawainya ataupun menyewa orang untuk menyebarkan Brosur ke rumah-rumah ataupun ke tempat yang lebih sepi, untuk mempromosikan produk atau jasa mereka.
3.   Dimana biasanya orang dapat menemukan Brosur ?
Brosur paling sering ditemukan pada tempat-tempat yang sering dikunjungi oleh orang banyak. Di mall kita sering menjumpai Brosur berisi deskripsi tentang suatu produk yang dijual disana. Di museum kita mendapatkan Brosur yang berisi informasi tentang barang-barang yang dipamerkan di museum tersebut. Di tempat wisata kita menjumpai Brosur yang menyampaikan apa saja yang ada di tempat wisata tersebut, serta event yang akan dilaksanakan disana. Di klinik kesehatan serta rumah sakit anda mendapatkan Brosur yang memberikan bantuan dan nasihat yang berhubungan dengan kesehatan anda. 
Di bank pun anda bisa menemukan Brosur yang berisi produk bank tersebut seperti tabungan, asuransi dan lainnya. Brosur hampir bisa ditemui di semua tempat yang ramai dikunjungi orang. Terkadang ada pula perusahaan yang menyuruh pegawainya ataupun menyewa orang untuk menyebarkan Brosur ke rumah-rumah ataupun ke tempat yang lebih sepi, untuk mempromosikan produk atau jasa mereka.
4.     Apa yang harus ada dalam sebuah Brosur ?
Judul Brosur : Judul Brosur harus menarik, harus bisa merebut perhatian dan informatif. Judul yang baik biasanya menyertakan satu keuntungan bahwa orang yang membaca akan memperoleh keuntungan dari produk atau jasa yang anda tawarkan. Ini hanya sebagai gambaran, terdapat pengurangan ataupun penambahan pada beberapa bagian yang disebutkan disini. Yang disebutkan disini hanya "yang biasanya" ada dalam sebuah Brosur.
5.     Tips membuat Brosur :
Photo dan gambar yang menarik. Photo dapat menarik pandangan mata dan imajinasi pembaca. Photo yang menceritakan suatu produk ataupun jasa yang akan anda jual. Hampir semua orang menyukai photo dibandingkan dengan kata-kata yang sangat panjang. Singkat dalam mendeskripsikan produk dan jasa. Hampir setiap orang cenderung ingin mengetahui secara cepat tentang apa yang ditawarkan dan mereka mudah bosan dan mungkin saja langsung membuang Brosur yang berisi kata-kata terlalu banyak. Mereka hanya melihat sekilas, dan menyimpannya jika informasi tersebut menarik perhatian mereka.

Jenis usaha                               : Firma
Bidang usaha                            : Percetakan
Yang didalamnya terdapat         : 1. Percetakan undangan.
                                                  2. Percetakan spanduk.
                                                  3. Percetakan brosur.
                                                  4. Percetakan kartu nama.